[REVIEW] : Emina Body Scrub

Emina Body Scrub

Bagi sebagian orang, merawat kulit itu gampang-gampang susah. Kenapa? Karena meski mudah, tapi terkadang suka takes time. Apalagi bagi mereka yang banyak menghabiskan waktu di luar rumah. Padahal, sekarang banyak banget produk perawatan kulit yang ngirit waktu dan hasilnya lumayan jika dibandingkan dengan perawatan di salon. Contohnya body lotion, body butter dan bermacam produk perawatan lain.

Beberapa waktu yang lalu, saya bikin review tentang Emina Body Sorbet. Saya suka banget wanginya, segar dan bikin semangat. Kalau teman-teman belum sempat baca tulisannya, sok atuh mampir dulu ke sini ya. Nah, kali ini saya akan review produk lain dari brand yang sama. Yaitu Emina Body Scrub. Kiwi masih menjadi pilihan saya. Soalnya wanginya paling cucok di hidung. Sebenarnya ada pilihan lain yakni watermelon dan pineapple.

 

Kemasan

Emina Body Scrub

 

Seperti pada body sorbetnya, Emina menawarkan kemasan yang cukup stylish dan lucu untuk body scrubnya ini. Kalau kebanyakan brand memakai kemasan plastik yang cukup besar, Emina justru mengemasnya dalam wadah imut yang cantik. Berbentuk lingkaran, produk ini didesain dengan bagian badan berwarna hijau muda dan tutup kemasan berwarna dasar putih. Ingredients dan petunjuk pemakaian ditulis dengan cukup detail di bagian bodi kemasan. Cuma, untuk pelanggan yang bermata siwer kayak saya, agak sulit membaca dengan jelas. But, it’s OK lah.

 

Tekstur

EMINA Body Scrub

 

Berbeda dengan produk lain yang pernah saya pakai, body scrub Emina ini ternyata punya tekstur yang sangat sangat lembut. Hampir seperti bubur sumsum dengan pewarna pandan. Yaelah, kenapa jadi bahas makanan yak *bloggergalau*.Β Pas dicolek, trus diusapin ke kulit, baru deh berasa tekstur butiran kasar yang ada di dalamnya. Tapi sekali lagi, rasanya sangat lembut/light jadi nggak sakit di kulit. Ada kan beberapa produk yang butirannya kasar pisan. Ini mah enggak, jadi lebih friendly untuk pemilik jenis kulit sensitif deh sepertinya.

 

Aroma

EMINA Body Scrub

 

Persis seperti body sorbetnya waktu itu, saya suka banget aroma kiwi yang segar dari body scrub Emina ini. Pas dibuka tutupnya, wangi manis kiwi langsung kecium. Begitu juga waktu kita oles dan gosok di badan. Aromanya juga cukup tahan lama, nggak mudah ilang meski sudah dibilas dan pakai sabun lagi. Nah, kalau mau lebih tahan lama, sebaiknya langsung pakai body sorbet dengan aroma yang sama.

 

Ingredients

EMINA Body Scrub

Emina Body Scrub mengandung beberapa ingredients utama, yakni Glycerin, Aqua, Polytheine, Phenoxyethanil, Carbomer, dan Polysorbate 20. Untuk lebih lengkapnya, bisa dilihat pada gambar di atas ya.

 

Cara Pakai

EMINA Body Scrub

 

Seperti yang tertulis pada kemasannya, Emina body scrub ini bisa langsung dipakai pada permukaan kulit, lalu pijat dengan lembut dengan gerakan melingkar. Kalau saya sih nggak perlu mengeluarkan banyak tenaga, butiran halus dari body scrub ini langsung berasa di kulit. Setelah seluruh tubuh selesai kita gosok dan pijat, bisa langsung dibersihkan dengan air bersih. Selanjutnya, kita bisa mandi seperti biasa.

 

Harga

Seperti biasa, Emina selama ini membanderol produknya dengan harga yang cukup bersahabat bagi kantong emak-emak. Untuk membawa pulang body scrub ini kita hanya perlu ngeluarin kocek nggak lebih dari 50 ribu. Saya malah dapet diskon 20% lagi hehe. Kebetulan pas ada promo di toko langganan.

 

Repurchase?

Belum. Rencananya saya mau ngabisin stok ini dulu. Soalnya nggak tiap hari juga kan, scrubbing? Meski begitu, saya kasih rating 4 dari skala 5 untuk produk ini.

 

Oke, segitu dulu deh review kali ini ya Moms. See you on the next review project!

17 thoughts on “[REVIEW] : Emina Body Scrub

  1. Dian Restu Agustina says:

    Begitu bilang bubur sumsum rasa pandan kok jadi salfok ya hahaha

    Aku kadang pakai body scrub tapi belum pernah coba Emina. Mungkin kalau yang ada habis, mau coba juga

  2. liesdiana yudiawati says:

    Sy paling malas scrubbing, butiran2nya kasar dan sakit di kulit. Yang ini beda, ya. Rasanya sangat lembut/light jadi nggak sakit di kulit. Coba, ah!

    • betykristianto says:

      Wah senangnya kalau tulisannya cucok sama seleramu mba hehe. Kalau jadi nyobain, colek-colek ya gimana kesannya πŸ˜‰

Leave a Reply