[REVIEW] Jayagiri Guest House Lembang

Jayagiri guest house Lembang

Pergi ke Bandung, nggak lengkap rasanya kalau enggak ke Lembang. Sebagai salah satu daerah yang berhawa sejuk, Lembang punya segudang objek wisata yang ngehits banget. Makanya saya sama keluarga juga nyempetin ke sana pas libur akhir tahun kemarin.

Niat hati pengen nginep di hotel berbintang gitu Moms. Apalah daya pas ceki-ceki rate hotel di akhir tahun, ternyata cukup melambung hehehe. Jadilah niyat itu tinggal niyat. Kita pun banting setir nyari penginapan lain yang lebih friendly sama kantong, tapi tetep nyaman buat anak-anak. Maklum, kami kan liburannya waktu itu hampir 2 minggu. Lha kalo bujet nginepnya boros, kan bahaya. Yekan? Mendingan dialokasikan buat belanja ama makan. Toh, kami di hotel cuma numpang tidur doang. #alesyan mamak ngirit#

Berhubung tujuan utama kami ke Lembang tu mau ke Orchid Forest Cikole sama Floating Market, kami pun hunting penginepan deket-deket situ. Well, sebenernya sih kalau udah sampe Lembang ya ngupleknya cuma di situ-situ aja sih hehe.. Lembang kan kecil, jadi ke mana-mana enggak jauh. Cuma macet aja palingan.

 

Baca juga : Main Asyik di Orchid Forest Cikole

 

Lokasi

Penginapan yang kami pilih waktu itu adalah Jayagiri Guest House yang berlokasi di Jl. Jayagiri No.54, Jayagiri, Lembang, Bandung Barat, Kabupaten Bandung Barat. Letaknya agak masuk dari jalan raya Lembang. Meski agak kecil, jalan di depan penginapan ini kondisinya bersih dan mulus.

Kami sampai di guest house sekitar jam 7 malam, setelah sebelumnya main dulu di Cikole dan beli bandrek plus bajigur di sekitaran situ. Pas datang, kebetulan parkirannya udah penuh, Moms. Jadi terpaksa kami parkir di pinggir jalan. Guest house ini emang terhitung cukup mungil, jadi nggak heran parkirannya hanya mampu nampung sekitar 5 atau 6 mobil gitu. Tapi, petugas security-nya mayan banyak sih, jadi kami nggak khawatir.

Setelah proses check in yang nggak butuh waktu lama, kami langsung dipersilakan naik ke lantai 2. Kami sengaja pilih tipe family room biar bisa muat untuk sekeluarga. Males kan kalau harus booking 2 kamar trus kalau mau apa-apa harus kesana-sini bulak balik. Awalnya si Kakak protes kok kamarnya enggak pake AC. Saya langsung ketawa.

”Kak, ini di Lembang. Bukan Jakarta. Kedinginan ntar loh,” jawab saya terkekeh. Dan benar saja, meski pas masuk sempat kegerahan, sekitar setengah jam kemudian kami udah ngerasa kedingingan. Apalagi pas udah mandi pakai air hangat, hm langsung deh pengen ngeruntel di bawah selimut.

 

Interior

Jayagiri guest house Lembang

Dari luar, Jayagiri Guest House ini terlihat menarik dengan desain minimalis yang cantik. Masuk ke dalam ruang utama, kita akan disambut dengan suasana vintage dan floral yang hangat. Ada banyak sofa yang bisa dipakai tamu untuk duduk dan berbincang. Mau foto-foto juga oke sih di area ini.

Agak ke belakang dikit, ada pantry. Di sana kita bisa ambil peralatan makan dan minum yang memang disediakan oleh pengelola. Di lantai atas, ada juga beberapa tempat duduk yang bisa dipergunakan untuk bersantap atau bersantai para tamu.

Nah, kamar yang kami pesan seperti ini penampakannya.

Jayagiri guest house Lembang

Waktu booking, kami emang pilih kamar yang muat untuk 3 orang dewasa. Jadi, ada 1 bed besar dan 1 lagi yang ukurannya lebih kecil. Ada sofa yang bisa dipakai duduk santai, jendela berkaca lebar yang bisa dibuka, TV, dan rak kecil tempat kita bisa meletakkan barang-barang sperti handphone, tas kecil, dan lain-lain. Sebagai compliment, disediakan 2 botol air mineral, beberapa bungkus mi gelas dan biskuit.

 

Di belakang bed utama, ada kamar mandi lengkap dengan shower air hangat. Sementara di seberangnya ada ruang kecil untuk bersolek atau sekedar berganti baju. Cuma sayang, ruang ini terlalu sempit karena terletak di bawah tangga menuju ke lantai atasnya.

Mampir sini juga yuk : Pengalaman Makan di Saung Pengkolan Lembang 

 

Fasilitas

Karena ini bukan hotel, para tamu enggak dapet breakfast. Sebagai gantinya, kita bisa pesan makan dari luar, sementara pihak pengelola nyediain peralatan makannya. Honestly, saya enggak tahu apakah kita bisa masak di sini apa enggak. Males soalnya mau masak juga. Capek, buuu… hehehe.

Jayagiri guest house Lembang

Beruntung kami udah makan sebelum check ini tadi, jadi sampe guest house tinggal tepar trus istirahat. Paginya, si papi ama kakak jalan sebentar buat beli sarapan. Nggak jauh kok, sekitar 500 meter ada banyak mamang-mamang jualan makanan. Waktu itu, kami beli lontong sayur dan bubur ayam. Porsinya cukup banyak dan mengenyangkan. Oke, sip. Urusan perut kelar. Tinggal cuss ke Floating Market deh.

Oya, di awal saya udah bilang kalau parkiran di sini cukup kecil ya. Jadi, siap-siap untuk parkir di luar pagar kalau area parkirnya penuh. Kayak kami gitu. Masalah keamaanannya nggak perlu khawatir. Security servicenya kayaknya ok juga kok.

Malam itu, kami udah kecapekan abis main di Cikole, makan dan ngebandrek trus akhirnya tepar. Nah paginya setelah hunting makanan kaki lima dan nyelesaiin sarapan, sekitar jam 9 nan kami check out dan menuju ke Floating Market. Ikuti serunya petualangan kami di sana soon ya. See ya!

 

 

2 thoughts on “[REVIEW] Jayagiri Guest House Lembang

Hello, thank you for stopping by. I'm Bety, the one and only author of this blog. Find your most interesting story of mine and let's share!