Menulis

image

                       

Ada beberapa orang yang nanya ke saya kok saya tertarik nulis sih? Sebenarnya saya juga nggak tahu alasan pastinya kenapa awalnya saya suka menulis.
Tapi setelah flash back ke masa kecil dulu baru saya inget ternyata dari sd saya udah sering bikin puisi romantis yang agak-agak lebay gitu untuk ukuran anak-anak.

Saya suka menggambarkan alam, menceritakan tentang senja, embun, matahari….
Saya suka mencuri waktu membaca komik, atau sekedar majalah bobo yang saya pinjam dari teman lalu membacanya menjelang tidur dalam temaramnya lampu tidur. Abis baca, saya selipkan di bawah kasur. Kenapa? Karena ortu kebetulan kurang setuju kalo saya membaca materi yang bukan pelajaran hahahahaha….

Mungkin karena itulah saya suka berkhayal.
Menjadi putri cantik yang berdansa dengan pangeran, atau sekedar bermimpi keliling dunia, meski sampe sekarang belum kesampean šŸ˜€

Dari situ, saya suka menulis perasaan saya. Saat bertengkar dengan teman, saat pertama suka sama lawan jenis, saat diputus pacar, atau saat dimarahi ortu. Dengan menulis, saya bisa menumpahkan perasaan yang terpendam saat nggak bisa membaginya dengan orang lain.

Menulis seperti sebuah saluran pembuangan yang menyegarkan bagi jiwa dan pikiran saya. Saya menyebutnya terapi. Saat berbagi itulah jiwa saya disembuhkan. Dari rasa sakit, kecewa, kehilangan, dan banyak lagi.

Menginjak dewasa.
Menulis nggak lagi melulu menjadi tempat curhat menye-menye tapi lebih menjadi sarana berbagi dengan dunia luar. Membagikan pengalaman hidup, informasi, motivasi, dan banyak hal positif lainnya. Dengan begitu, hidup ini jadi lebih berarti.

Seperti pepatah jawa bilang “urip kui kudu urup”
Artinya hidup kita haruslah bisa memberi terang, yang berguna bagi orang lain.
Bagi saya, menulis adalah salah satu sarana menjadi terang bagi sekitar saya. Semoga banyak jiwa yang tersentuh dan disegarka dengan tulisan-tulisan saya. Semoga ada banyak manfaat yang bisa saya bagikan buat kalian, para sahabat dan kesayangan …..

Buat semua teman ….
Terima kasih ya…sudah meluangkan waktu membaca tulisan ini. Karena kalian jugalah semangat menulis saya terus menyala.

Salam hangat,
^_^

Sumber foto: internet

2 thoughts on “Menulis

Hello, thank you for stopping by. I'm Bety, the one and only author of this blog. Find your most interesting story of mine and let's share!