Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan untuk Hari Tua? Kuy, Simak Yang Satu Ini Ya!

Hai, halo!

Mommies and Daddies yang tershayaang, berapa sering sih kita suka mengabaikan masa tua? Well, bukan berarti enggak mikirin sama sekali masa tua ya, maksud saya tu seberapa sering sih kita suka ngerasa nggak perlu membuat persiapan hari tua. Akibatnya, waktu udah memasuki usia matang (baca: tua), banyak orang yang kesulitan keuangan dan bahkan kehilangan properti.  Padahal dulu pas mau belinya susaaah banget, pake segala nyicil ke bank gitu hehehe. *itumahgue* Nah, kalau kamu pengen hidup tanpa beban di hari tua, pastikan persiapanmu matang ya.

Tapi…  persiapan kayak apa sih yang dibilang matangitu? Penasaran kan….

Kuy, simak penjelasan berikut ini tentang  apa saja persiapan yang harus dilakukan untuk menghadapi usia tua.

1. Menabung dalam Jumlah yang Konsisten

Meski berat, kita harus maksain diri untuk menabung segera setelah menerima gaji atau honor, bukan menunggu sisanya. Idealnya, kita tuh harus nabung 20-30 persen dari total penghasilan.  Kalau ada keperluan mendadak, pastikan menabung minimal 10 persen, ya. Pengen nggak sih dapetin keuntungan dari tabungan?  Pasti pengen, kan? Nah, coba hitung jumlah pengeluaran rutin tahunan kita deh. Setelah itu, pastikan kita nabungnya lebih gede dari jumlah itu dalam setahun. Smart, bukan?

 

2. Membuat Rekening Dana Darurat

Jangan remehkan keadaan darurat! Masalah seperti kendaraan mogok atau pengeluaran tak terduga bisa mengacaukan rencana masa tua loh.  Untuk itu, nggak ada salahnya buka satu rekening lagi untuk menabung dana darurat, yang terpisah dari tabungan dan rekening harian. Besarnya dana darurat ini idealnya adalah 4-6 kali lipat jumlah penghasilan bulanan. Wihh gede ya!

Kalau memungkinkan, sebaiknya hindari menyentuh dana darurat  ini dan pastikan kita selalu menambah saldonya setiap bulan. Nah kalau dana darurat ini sudah cukup banyak, kita bisa memasukkannya ke investasi. Tapi, pastikan sisanya tetap sebesar empat hingga enam kali lipat penghasilan ya.

persiapan hari tua bersama qaswa.id

3. Menjaga Kesehatan dan Hubungan Sosial

Masalah kesehatan bisa menggerogoti keuangan masa tua seseorang. Karena itu, yuk mulai jaga  kesehatan biar uang kita nggak habis hanya untuk berobat. Selain itu, kita juga harus menjaga hubungan sosial yang baik dengan lingkungan. Nggak cuma berguna untuk menjaga kesehatan mental dan emosional, hubungan sosial yang baik juga bisa membantu kita saat menghadapi kesulitan di hari tua.

 

4. Berhemat dan Menghitung Pengeluaran Pensiun

Gunakan kalkulator pensiun untuk menghitung perkiraan pengeluaran setelah pensiun. Kita bisa menemukannya dengan mengetik “kalkulator pensiun” pada halaman situs pencari. Kalkulator ini memperhitungkan biaya bulanan berdasarkan tingkat inflasi rata-rata tahunan. Dengan cara ini, kita bisa memperkirakan rencana tabungan dan investasi.

Selanjutnya, kita juga bisa mulai belajar memotong pengeluaran yang nggak perlu. Tapi hal ini bukan berarti kita nggak boleh bersenang-senang loh. Boleh aja hepi-hepi asal jangan berlebihan. Ingatlah bahwa kita pengin hidup tenang di masa tua. Makanya kita harus rela mengendalikan pengeluaran sekarang.

 

5. Belanja Asuransi yang Tepat

Hindari “lepas tangan” soal kesehatan dan keselamatan pribadi. Pastikan minimal kita punya rekening asuransi BPJS. Selain itu, kita juga bisa belanja asuransi kesehatan dan pensiun.  Tapi jangan buru-buru ya. Sebaiknya kita meneliti tiga atau empat alternatif sebelum memilih rencana yang paling cocok dengan kehidupan pensiun nanti. Biar puas dan nggak salah pilih, gitu.

 

6. Mulai Berinvestasi

Investasi adalah salah satu persiapan wajib untuk menghadapi hari tua. Pastikan metode investasi yang kita miliki nantinya,  aman dan sesuai kebutuhan. Qazwa.id adalah contoh sarana investasi yang aman, mudah, dan terdaftar di OJK. Kita bisa melakukan persiapan hari tua dengan mudah dan aman dengan investasi ini. Jangan lupa lakukan persiapan lainnya ya, biar hari tua kita terjamin.

 

Stay healthy dan funky ya

 

 

27 thoughts on “Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan untuk Hari Tua? Kuy, Simak Yang Satu Ini Ya!

  1. nucky says:

    Saya setuju banget dengan point 1 dan 3 dari sekarang kita harus pintar mengelola keuangan agar di hari tua tidak menderita, contohnya sudah banyak di depan mata.

    • Yuni says:

      Setuju mbak…..masa tua harus bahagia dan punya kecukupan dana. Kadang kita suka gelap mata, hura2 disaat mampu. Dan bukankah roda kehidupan itu berputar? Mumpung masih muda, punya penghasilan lumayan, manfaat kesempatan ini untuk menyongsong masa depan dan hari tua. Seperti pepatah “bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian”, ngirit dulu saat ini biar masa tua terjamin.

  2. YSalma says:

    Mengelola keuangan pada masa muda memang sebuah keharusan ya, sehingga pada masa tua kita tetap bisa mandiri secara finansial.

  3. Indah Riadiani says:

    Wah, poin dua dan empat belum saya lakuin nih…baru tau juga ada kalkulator pensiun 😁nomor lima juga baru di emas aja, jd penasaran Qazwa itu apa.. thanks banget loh mba infonya…

  4. lianny hendrawati says:

    Yup, hari tua perlu dipersiapkan juga, agar kelak tidak merepotkan anak-anak. Banyak yang bisa dipersiapkan termasuk investasi dan asuransi, ya agar hari tua nanti bisa tetap bahagia, tidak menderita.

  5. Magdalena AAS Waruwu (@ameliasepta) says:

    Menabung dan investasi ini emang hal sepele tapi sebenernya penting banget. Dan selalu aja ngerasa “kok gue ga mulai dari dulu sih” huhuu. Gapapa deh ya mending terlambat dari pada gak sama sekali punya persiapan buat hari tua. Thanks kak sudah mengingatkan kembali

  6. Lusi says:

    Setuju dengen hidup hemat. Nggak pelit tapi belanja seperlunya saja sesuai kebutuhan. Udah ngurang2in banget ikut2an yg sedang tren apalagi beli yg gara2 diskon atau flash sale padahal gak butuh.

  7. Inda Chakim says:

    Salah satu mimpi aku adalah hidup tenang di hari tua. Jd kayaknya utk mewujudkan mimpi aku itu, aku harus mulai mempraktekkan 6 poin yg dikau tulis di atas mbk. Baeklah, bismillah..

  8. Inda Chakim says:

    Salah satu mimpi aku adalag hidup tenang di hari tua. Jd sepertinya utk mewujudkan mimpi aku itu, aku harua mulai melakukan 6 poin yg dikau sebutin di atas. Baeklah, bismillah. Makasih ya mbk sdh diingetin.

  9. Arda Sitepu says:

    Berhemat dalam pengeluaran agar bisa berinvestasi untuk masa tua. Setuju banget hehe, semoga bisa selalu beli barang yang dibutuhkan bukan diinginkan.

  10. Heni Puspita says:

    Menabung dan investasi itu memang penting ya khususnya untuk persiapan pensiun. Beberapa pekerjaan memang ada yang dapat pensiun tapi bisa jadi jumlahnya jauh sekali dibanding gaji saat aktif bekerja. Jd jangan sampai saat masih produktif, terlalu boros dan tak punya tabungan

  11. Lina W. Sasmita says:

    Setuju nih. Mempersiapkan dana untuk masa tua itu penting. Jangan sampai terjadi apa-apa lalu hidup sebatang kara malah tidak dapat menghidupi diri sendiri karena tidak punya apa-apa. Investasi, tabungan atau apapun itu memang harus sudah kita persiapkan dari sekarang.

  12. Elly Nurul says:

    Baca artikel ini jadi langsund evaluasi diri.. ternyata banyak yang belum aku persiapkan untuk hari tua nanti.. bismillah.. mulai persiapan semoga hari tua aku nanti penuh dengan kehabagiaan.. aamiin

  13. Siska Dwyta says:

    Yip dari sekarang memang seharusnya kita sudah harus mempersiapkan diri untuk hari tua ya. Banyak memang yang harus dipersiapkan terutama yang penting juga menurut saya dengan investasi dari sekarang.

  14. Uniek Kaswarganti says:

    Wah, aku jadi teringat kalau saat ini belum punya tabungan untuk hari tua, padahal aku dan suami sama-sama kerja tanpa bos, alias tanpa gaji. Harus segera dipersiapkan ya investasinya demi masa depan, ga boleh menggantungkan diri pada anak-anak. Mereka kan nanti punya keperluan sendiri ya setelah berumah tangga.

  15. dapurhamsa says:

    Lagi mengusahakan banget biar punya dana darurat juga dana pensiun biar masa tua lbh tenang. Ngarepnya sih supaya kelak gak menyusahkan anak pas udah pensiun aamiin. Thanks tipsnya ya mbak

  16. ade anita says:

    aku masih belum tahu bedanya nomor 1,2 dan 5,6 sebenarnya… mirip mirip mereka. Tapi semua poin yang ditulis setuju semua. BTW, tua itu usia berapa? hahaha… karena aku dah 50 tahun insya Allah tahun depan. Semoga belum terlambat menerapkan semua point di atas.

Hello, thank you for stopping by. I'm Bety, the one and only author of this blog. Find your most interesting story of mine and let's share!