Rahasia Kerja Enjoy dari Balik Meja

Hola!!

Masih di edisi tahun baru nih, Moms. Apa kabar kerjaan? Masih setia kan sama mantan passion tahun lalu? Atau ada yang baru lagi? Ah, kalau saya mah masih keneh setiyah sama kerjaan ketak ketik bikin cantik. *ehem*

Apa lagi kalau bukan nulis… nulis dan nulis.. Otomatis saya harus berada beberapa jam di balik meja. Bisa aja sih, nulis di atas kasur sambil gogoleran. Tapi jujur, Moms, itu capek! Saya lebih suka nangkring cantik di atas kursi berbantal empuk dengan laptop bertengger manis di meja. Berasa masih ngantor gituh wahahaha…

Baca juga : Tips Menjadi Penulis Produktif

Buat Mommies yang kerjanya di kantor, meja kerja pastinya bukan barang asing ya? Perabotan ini sudah barang tentu nggak pernah dilewatkan. Apalagi kalau kita kerja di perusahaan gede. Mulai dari karyawan sampai direktur tentu butuh yang namanya meja kantor. Nggak heran, sekarang banyak toko yang menjual meja khusus untuk kantor. Modelnya pun makin keren dan stylish.

Meski sekilas terlihat serupa, ternyata meja kantor dan meja yang suka kita pakai di rumah itu beda loh. Hal ini juga berlaku untuk meja di tempat lain, misalnya restoran atau perpustakaan dan lain-lain. Biasanya, yang membedakan meja-meja itu adalah material atau bahan yang dipakai. Nah, biar nggak bingung, kita cari tahu bahan apa saja sih yang biasanya dipakai untuk membuat meja kantor. Kuy, ikutin saya!

 

1. Logam atau Besi Baja

kaskus.com

 

Di jaman old, banyak kantor yang menggunakan logam atau besi baja sebagai bahan dasar meja kantor. Angkatan bapak kita mungkin familier banget deh sama meja jenis ini. Namun, seiring berjalannya waktu, meja dari logam atau besi ini udah makin sulit ditemukan. Banyak produsen yang mulai membuat meja baru dengan bahan-bahan yang lebih awet atau tahan lama.

Memang sih, meja kerja jenis ini agak banyak kekurangannya. Mulai dari cara perawatannya yang agak ribet, hingga harganya yang tergolong mahal. Selain itu, meja dari besi baja biasanya mudah berkarat, Moms. And you know whatโ€™s the worst part? Yes, saat lapisan besinya mengikis! Duh, nggak banget ya. Bikin malu perusahaan dong kalau kayak gitu mah.

Kekurangan lain dari meja kerja berbahan logam atau besi baja ini adalah bebannya yang berat. Akibatnya, meja jadi sulit dipindah atau digeser. Kalaupun bisa, risikonya bisa membuat lantai jadi terkena bekas goresan.

 

2. Kayu atau Veneer

pixabay.com

 

Kayu adalah salah satu material yang saat ini sangat umum dipakai untuk membuat meja kerja yang tahan lama. Kayu dengan kualitas bagus, bisa membuat meja kerja mampu bertahan hingga bertahun-tahun. Biasanya, kayu yang dipakai adalah jenis kayu jati. Kayu tersebut akan mengeluarkan aroma khas meskipun sudah dipakai bertahun-tahun.

Namun, karena memiliki ketahanan yang sangat bagus, harganya juga lumayan mahal. No wonder deh, hanya direktur atau kepala perusahaan saja yang menggunakan meja kerja berbahan kayu atau veneer ini. Meski demikian, nggak sedikit juga perusahaan yang sengaja menempatkan meja berbahan kayu jati ini di ruang meeting untuk menimbulkan kesan lebih mewah.

 

3. Kayu Blokteak

nechdraw.wordpress.com

 

Terkadang, ada beberapa perusahaan yang ingin mendesain kantornya dengan furniture full kayu, termasuk urusan meja kerjanya. Tapi…. karena kayunya aja mahal, otomatis perusahaan harus mengeluarkan budget lebih dong untuk mewujudkannya. Dan, ini bisa jadi akan memberatkan anggaran perusahaan.

Nah, untuk menyiasati hal ini, beberapa vendor biasanya akan memilih meja kantor bebahan dasar kayu blokteak atau lapis. Solusi ini dianggap tepat karena bisa menghemat anggaran. Jadi, jenis materialnya nantinya dijadikan sebagai bahan dasar meja kerja, lalu diberikan bahan lainnya sehingga memberi kesan kalau mejanya terbuat dari full kayu. Meja kerja jenis ini ternyata cukup populer. Alasannya pasti karena harganya lebih murah dibandingkan memakai full kayu.

Biasanya, meja jenis ini sangat cocok ditempatkan di posisi meja resepsionis atau meja karyawan. So, buat Mommies yang kebetulan lagi ada rencana buka bisnis baru, meja kayak gini pas banget tuh dipajang di bagian depan ya. Jadi bikin kesan elegan dan mewah.

 

4. Laminasi Particleboard atau Mdf

rooang.com

 

Bagaimana dengan material yang satu ini? Laminasi particleboard atau mdf dari dulu sampai sekarang menjadi bahan yang masih banyak dipakai sebagai dasar pembuatan meja kantor. Untuk perusahaan menengah ke bawah, biasanya menggunakan material ini karena harganya lebih bersahabat dibandingkan bahan material sebelumnya.

Baca juga : Pencapaianku di Tahun 2018

Gimana Moms, asyik juga ya ternyata mempelajari jenis-jenis material untuk membuat meja kerja kantor? Sekarang nggak perlu bingung lagi dong menentukan meja kerja seperti apa yang paling pas untuk perusahaan kita. Mommies yang mau buka toko, bisnis baru atau kantor baru, penting banget nih memiliki pengetahuan kayak gini. Jadi, bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan menentukan anggaran belanja nantinya.

Tentu saja, jangan lupa ya harga dan kualitas barang biasanya berbanding lurus. So, pikir dan pertimbangkan baik-baik sebelum membeli.

 

Gimana, masih juga galau bin bingung juga?

Tenang, Moms. Saya punya solusinya.

 

Kuy, belanja aja di Arkadia Furniture. Semua material yang digunakan di sini so pasti kualitasnya oke punya. Nggak hanya itu, modelnya juga kekinian dan yang pasti, harganya terjangkau. Nggak perlu kuatir deh soal tampilan kantor kita nanti. Mau yang minimalis atau modern? Semua aturable! Buruan deh samperin ke websitenya di www.arkadiafurniture.co.id ya.

 

Happy shoppingย !

 

 

27 thoughts on “Rahasia Kerja Enjoy dari Balik Meja

  1. Bener nih simbok, bagi blogger kalau mau nulis perlu nyiapin meja yang nyaman. Karena kita bakal berlama-lama di diatas meja, dulu berangan angan kruntelan di kasur bawa laptop. Ternyata pinggang ini udah tak kuat kalau smbil tiduran, udah tua saya… Wkwkkwkw… Jadi penasaran lihat pilihan mejanya, meluncur kesana aah…..

  2. Pengen banget kalo liat desain furniture keren. Tapi, kami udh sepakat nih…belum boleh belabeli, kalo di rumah msh ada barang lama. Nah…skrng lagi de-clutrering nih…

  3. Ini salah satu keinginan saya yang belum tercapai mbak, punya .eja sendiri dirumah khusus buat ketak ketik, soalnya kalo sambil gegulingan di atas tempat tidur gini, seringnya ketiduran wkwkwk

  4. Ngomongin meja kerja, aku ya butuh banget, secara buku semakin sembarangan karena rak udah nggak cukup. Penginnya punya meja kerja yang ada laci di bagian bawah, sehingga untuk bukuku sendiri bisa masuk di situ, hehe.

  5. wih enggak kebayang pake yang besi wkwk, tepos itu pantat kalo lama-lama wkwkwk. Untuk sekarang kantoran udah pada pake busa, makasih mbok sharingnya ku jadi paham jenis2 material untuk kursi dan meja kantor hehe

  6. Klo aku sih biasa ngetik di meja dengan kursi yang ada sandarannya mbok. Klo meja sekarang ini pake meja makan dulu. Belum punya meja kerja khusus. Dulu punya meja kerja khusus malah nganggur ๐Ÿ˜ฌ

  7. melinanesiagmailcom says:

    Meja kerjaku di rumah menempel sama lemari pakaian dan rak buku. Berbahan kayi lapis. Dulunya merupakan lemari pakaian empat pintu. Lama-lama aku merasa semakin luas ruang menyimpan pakaian, semakin sering aku membeli yang baru. Akhirnya aku panggil lagi pembuatnya dulu, separuh lemari dijadikan lemari makan. Ruang yang kosong diisi meja dan rak buku. Lumayan awet. Usianya sudah tiga tahunan. Kalaupun ada yang rusak bukan kayunya, tapi pegangan laci karena dipanjati anak-anak, hahaha …

    Selamat menulis syantek ya, Mbok …

  8. Ada nih meja kayu di rumah, warisan Bapak. Emang awet bingits. Tapi akhir2 ini ia sering kutinggalkan karena laptop sedang hang. Jadinya… gogoleran juga deh. Ngeblog via hape. Dan iyes, bener kata simbok. Bawaannya nguantuk hehe.
    Nice info ini. Jadi tau kalo meja belajar nak-kanak itu berbahan yg nomor 4

  9. Saya punya meja kerja juga laptop, tp klu di rmh lbh sering ngetik pake hp… Bisa dimn2 smbil msk bisa nyambi, di kmr bisa baring2 bil ngetik. Beda2 ya cara kita “kerja” hehe…
    Thx mbok info ttg bhn2 kursi, baru thu secara detilnya. .

Hello, thank you for stopping by. I'm Bety, the one and only author of this blog. Find your most interesting story of mine and let's share!