Mau Pakai Produk Antiaging? Simak Dulu Tip Berikut Ini!

Bicara antiaging, kebanyakan orang akan langsung berpikir soal wajah yang kinclong, nirkerut, kencang dan kenyal. Well, kalau mau jujur, pendapat itu nggak sepenuhnya benar loh, Moms! Memang, secara umum antiaging diartikan sebagai proses mencegah penuaan dini.

Apanya yang menua? Seluruh tubuh kita.

Secara alamiah, kita semua akan menua. Selain karena usia, faktor lingkungan dan gaya hidup juga sangat mempengaruhi kecepatan proses penuaan ini. Pernah dong, lihat orang yang kita pikir masih muda, eh pas nanya umur lha kok ternyata udah oma-oma usia 60 plus. Atau justru ada orang yang udah keliatan peyot, ternyata usianya masih tiga puluhan.

Dari penjelasan di atas, artinya antiaging tuh sebenernya berkaitan dengan tubuh kita secara keseluruhan. Tapi, karena kulit adalah bagian yang paling terlihat dari luar, makanya istilah antiaging ini kemudian lebih dikenal sebagai proses pencegahan penuaan dini pada kulit wajah.

Sebagai sesuatu yang natural, proses penuaan memang nggak bisa kita hentikan. But yes, kita bisa melakukan beberapa langkah untuk menghambat laju penuaan itu. Sehingga, meski kita akan tetap menua, proses itu akan berjalan lebih lambat dan kita bisa lebih happy menjalani hidup.

Eh, ngomong-ngomong temen-temen tahu nggak sih kenapa dari tadi saya kok ngomongin antiaging dari sudut pandang yang “aneh”? Biasanya orang ngomongin antiaging itu langsung to the point ngebahas produk-produk perawatan muka dan kulit. Kok ini malah ngomongin masalah hidup yang happy segala?

Oke, jadi gini. Dalam kehidupan ini banyak orang yang merasa takut menjadi tua. Padahal, menjadi tua itu sebuah keniscayaan. Lalu apa sih yang sebenernya kita takutkan?
Keriput? Terlihat jelek? Atau sakit-sakitan?

Kebanyakan orang akan memilih jawaban pertama atau kedua. Hanya sebagian saja yang memilih jawaban terakhir. Padahal, jawaban penutup itulah yang sebenernya jauh lebih mengerikan efeknya dibanding “hanya” terlihat keriput atau jelek.

 

Nah, biar nggak bingung sekarang saya kasih tau pengertian antiaging dari sudut pandang medis ya.

“Antiaging adalah soal bagaimana kita mendapatkan tubuh yang sehat, menua dengan bahagia, dan menjalani proses perlambatan penuaan yang melibatkan beragam komponen yang semuanya saling berkaitan. Komponen-komponen itu adalah pola makan, aktivitas harian, pola tidur, kehidupan psikososial, lingkungan yang sehat, serta sistem keseimbangan hormon. Intinya, secara medis, konsep anti aging ini berkaitan dengan bagaimana kita mendapatkan masa tua yang penuh energi, bersemangat, bebas penyakit kronis, dan tetap produktif.”

Nah, kalau begitu biar nggak menua terlalu cepat apa yang harus kita lakukan? Okei, mari kita lihat sama-sama.

Perhatikan Kesehatan Sistem Pencernaan

Tip antiaging

“All disease started in the gut” kata Hipocrates. Ini artinya, kesehatan sistem pencernaan dan usus sangat mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dalam dunia medis, dikenal istilah Gut-Brain Connection yang menjelaskan tentang hubungan antara usus dan otak. Istilah ini mengungkapkan tentang bagaimana stres dan gangguan emosional dapat mempengaruhi kinerja sistem pencernaan. Hal inilah yang bikin kita merasa nyeri lambung atau mual. Gangguan lambung ini akan diteruskan oleh tubuh ke otak dan dapat mengganggu mood atau kerja otak sebagai pusat kognitif.

Nggak cukup sampai di situ Moms, ternyata usus juga punya peran penting dalam membentuk sistem imun tubuh loh. Salah satu masalah yang berkaitan dengan hal ini adalah timbulnya alergi makanan serta peradangan pada membran usus yang dikenal dengan istilah Leaky Gut.

Nah sekarang coba kita bayangin ya. Seseorang yang sering nyeri lambung, mual, atau migren, kira-kira bakalan sering marah-marah atau tersenyum? Trus mukanya akan terlihat kinclong apa kusem? Tebak sendiri ya…

Untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan itu, kita bisa mulai nerapin pola makan sehat. Antara lain ngurangin gorengan, snack, manasin makanan (terutama dengan microwave), soda, gula dan garam, makanan kalengan, MSG, dan makanan yang banyak mengandung gluten. Sebagai gantinya, kita bisa konsumsi lebih banyak sayur dan buah, serta air putih.

 

Lebih Banyak Bergerak

Tip antiaging

Untuk menjaga agar tubuh tetap fit dan terlihat fresh, so pasti yang namanya olahraga itu wajib hukumnya. Well, meski selalu denying bahwa olahraga itu bikin capek, keringetan, bau asem, nggak ada waktu, dan lain-lain, kita harus jujur bahwa bergerak adalah salah satu cara paling efektif membuat tubuh tetap bugar.

Menurut banyak referensi kesehatan yang saya baca, kunci untuk berolahraga ini sebenernya nggak sulit. Kita aja yang selalu nyari alesyaan. *Plaak!!*

Cara mudah menyiasati hal ini adalah dengan melakukannya dengan santai dan tanpa beban. Kebanyakan dari kita –termasuk saya– hampir selalu berpikir kalau olah raga itu harus lari 5 km, jogging 1 jam, berenang, main badminton, bla bla bla … Ternyata, kita bisa kok berolahraga sendiri di rumah dan tetap dapet manfaatnya.

Misalnya aja stretching, yoga, bersepeda statis atau kinetis, jogging 15 menit setiap hari, daaan.. jalan kaki! Oya jangan lupa naik turun tangga, lompat-lompat sambil nungguin anak di sekolah, skipping, sit up dan push up mandiri di rumah juga keitung olah raga loh. So, let’s do it!

Mau ke gym? Boleh banget, asal konsisten ya hehehe.

 

Miliki Pola Tidur yang Benar

Tip antiaging

Penasaran kenapa tidur yang benar bisa ngefek banget sama tampilan fisik kita? Yup! Saat beristirahat total sepanjang malam, sebenarnya tubuh sedang mereparasi dirinya sendiri. Sel-sel yang rusak diperbaiki biar besok bisa “muda” lagi alias bekerja dengan optimal.

Pernah kan, punya mata panda yang ngeselin banget ples kepala pening gegara begadang berhari-hari? Saya ngacung duluan soal ini mah. Hihihi ngaku dosa.

So, tidur malam yang cukup itu penting pake banget untuk menunjang kecantikan sekaligus kesehatan. Catet!

 

Jaga Mood

Tip antiaging

Its not stress that kill us. It’s our reaction to it!
Pepatah unknown di atas bener banget. Sering kali kita capek ati dan akhirnya uring-uringan atau bad mood karena reaksi emosional berlebih pada sesuatu hal. Kurang bersyukur, suka ngiri sama hidup orang lain, ngoyo mengejar sesuatu, dan negative thinking adalah sikap hati yang salah. Itulah kenapa kita lebih mudah terlihat tua, nggak menarik dan sakit-sakitan.

So, kalau mau menua dengan happy, bebas penyakit kronis dan tetap berenergi, sebaiknya perbanyak deh bersyukur, banyakin doa, banyakin senyum dan ketawa, banyakin bercanda, dan buang jauh-jauh rasa iri dengki sama hidup orang lain.

Daripada sibuk ngurusin hidup orang, mendingan urus hidup kita sendiri yekaaan?

 

Cukupi Kebutuhan Antioksidan

Tip antiaging

Sudah jadi rahasia umum kalau polusi, asap kendaraan, makanan yang digoreng atau dibakar, sinar ultraviolet, kebanyakan olahraga, paparan zat kimia berbahaya dalam kehidupan sehari-hari menjadi biang kerok timbulnya radikal bebas yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Radikal bebas ini bisa menyebabkan beragam penyakit kronis, dan berpotensi merusak DNA. Karena itu, kita perlu menyeimbangkan diri dengan asupan antioksidan yang cukup. Tapi, ingat ya konsumsi antioksidan ini juga nggak boleh berlebihan. Soalnya kelebihan antioksidan justru bisa ningkatin kadar radikal bebas dalam tubuh kita. Wew.

Nah, untuk pengetahuan kita, berikut saya tuliskan contoh kebutuhan antioksidan yang diperlukan tubuh dan gimana caranya kita memenuhinya. Sumber saya ambil dari buku “Antiaging for Busy Moms” yang ulasannya pernah saya tulis DI SINI.

Tip antiaging

 

Cukupi Kebutuhan Probiotik

Tip antiaging

Probiotik adalah bakteri atau mikroba baik yang secara alami ada dalam tubuh. Probiotik berperan menjaga dan meningkatkan sistem imun tubuh dari bakteri jahat. Selain itu, probiotik juga membantu meredakan alergi, mencegah diare dan sembelit, menguatkan sistem pencernaan, dan membatu penyembuhan infeksi saluran kemih dan kelamin.

Makanan yang kaya probiotik antara lain yoghurt, kefir, kimchi, keju mentah, tempe, kacang merah dan lain-lain.

 

Cukupi Keperluan Tubuh akan Enzim

Tip antiaging

Seperti kita tahu, enzim ini sangat penting untuk menunjang metabolisme tubuh. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencukupi kebutuhan enzim ini antara lain dengan konsumsi sayur dan buah, susu yang tidak dipasteurisasi, madu mentah, serbuk sari (bee pollen), tauge mentah, kacang merah, kedelai, kacang polong, almond, walnut, pistachio, chia seed, dan flaxseed.

Makanan-makanan yang terakhir itu kayaknya familiar deh buat para pelaku FC alias food combining.

Wokai! Urusan medis sudah selesai. Sekarang kita ngomongin soal kosmetik yuk! 😍😍

 

Buat kita-kita yang pingin melakukan perawatan antiaging, sebaiknya perhatikan kandungannya ya. Saya kutip dari hellosehat.com. sebaiknya krim antiaging punya bahan-bahan berikut ini:

1. AHA atau BHA

Alpha Hydroxy Acid (AHA) membantu mengatasi kulit kering akibat paparan sinar matahari, meningkatkan kelembapan dan produksi kolagen pada kulit serta membuat kulit lebih halus dan rata. Sementara Beta Hydroxy Acid (BHA) baik untuk kulit normal cenderung berminyak.

2. Retinol

Retinol ini kaya akan kandungan vitamin A yang baik untuk menyingkirkan sel-sel kulit mati. Selain itu, juga membantu meningkatkan produksi kolagen dan mengencangkan kulit. Tapi, karena retinol ini bermusuhan sama sinar matahari, makanya banyak yang nyaranin kalau krim antiaging sebaiknya dipakai malam menjelang tidur.

3. Niaciamida

Biasa disebut juga sebagai Niasin. Zat ini mengandung vitamin B3 yang banyak ditemukan pada ikan, susu, telur, dan daging. Komponen ini fungsinya untuk mendehidrasi kulit serta merangsang sirkulasi udara dalam jaringan kulit. Selain itu juga berfungsi untuk mengurangi dan mencegah jerawat.

4. Vitamin E

Berfungsi meningkatkan produksi kolagen, mengurangi kerut dan mencerahkan kulit. Selain itu, Vitamin E juga berperan untuk melembapkan kulit.

5. Vitamin C

Selain meningkatkan kekebalan tubuh, vitamin C juga berperan memproduksi kolagen, mencerahkan dan menyembuhkan jerawat.

6. Avobenzone

Ini adalah zat yang biasanya ada dalam sunblock. Fungsinya untuk menghalau efek buruk sinar UV-A.

Honestly, saya pernah beberapa kali nyobain beberapa krim antiaging ini. Cuma karena nggak konsisten, hasilnya pun nggak maksimal hehehe. Saya pernah pakek krim dari Oriflame, Wardah dan Ponds. Cuma, sekarang ini lagi nggak pakek apa-apa. Saya berusaha untuk hidup lebih happy, nggak ngoyo dan selalu bersyukur. Meski pola tidur masih suka berantakan, sih wkwkwk.

Untuk jaga kondisi kulit wajah, saya cuman banyakin pakai masker, face scrub, dan air mawar. Sebisa mungkin, saya bersihin kulit wajah sebelum tidur dan perbanyak makan sayur mentah plus air putih.

Kalau temen-temen udah ngelakuin apa aja sih yang berkaitan dengan antiaging ini? Share yuk di kolom komentar!

***

Tulisan ini merupakan kolaborasi blog temen-temen di Joeragan Artikel. Kali ini saya collabs sama Mba Damar Aisyah, salah satu teman curhat yang luar biasa, seorang blogger yang udah menangin puluhan lomba dan menyukai dunia parenting, gaya hidup dan beauty. Mau tahu lebih dekat dengan sosoknya?  Langsung aja kepoin blognya di www.damaraisyah.com.

 

 

 

 

 

20 thoughts on “Mau Pakai Produk Antiaging? Simak Dulu Tip Berikut Ini!

  1. Bener banget, kulit sehat diawali dari pola makan yang sehat. Tidur cukup penting tuh.
    Nah itu sekarang engga pakai krim anti aging yg efeknya mengelupas sel kulit mati. Ternyata aku alergi. Yawda lagi nyoba avocado oil kalau malem, krn skrng cenderung kering sih.

    • betykristianto says:

      Wah kalo alergi bisa bahaya ya Bun efeknya. Semoga pake yang avocado oil bisa bikin makin awet muda ya 😊

  2. wah bagus banget nih informasinya. Saya sebagai cowok juga pada dasarnya juga harus memperhatikan kulit biar tidak penuaan dini. Sejauh ini persepsiku tentang antianging itu cuma tentang “cewe” dan “produk wajah” ternyata salah. Cuman masalahku di pola tidur yang tidak teratur. huhuhu.

      • Nanik Kristiyaningsih says:

        Ihh selalu syuka denga review Mb Betty. 😍
        Mbak, mo nanya nih. Sebenarnya pada usia berapa ya cream antiaging itu recomended untuk diberikan?
        Makasih Mb Betty. 😘

        • betykristianto says:

          Makasih sudah mampir mba, kalau untuk krim antiaging biasanya direkomendasikan untuk usia 30+
          Tapi perawatan alamai tetep dianjurkan mulai usia 20 an ya. Termasuk gaya hidup sehatnya

  3. Sebetulnya banyak faktor yang mempengaruhi seseorang cepat lambatnya mengalami penuaan diri ya, kak.
    Ada juga faktor genetik yang memang kelihatan awet muda,contohnya kayak aku hahaha…
    Oops keceplosan, ntar jadi tau usiaku sebenarnya berapa :).

    Dari kesemua pembahasan diatas menurutku memang benar, harus seimbang antara gizi dan faktor kebiasaan.
    Tingkat stress juga ikut mempengaruhi.

    • betykristianto says:

      Hehehe gakpapa kak tua itu pasti, tampil muda itu harus. Banyakij bersyukur dan tersenyum bikin muka awet muda 😊

  4. Iya sih, menua itu kan nggak cuma wajah saja ya, tapi seluruh anggota tubuh. Makanya pencegahannya pun nggak bisa fokus di urusan skincare, tapi harus mengubah pola hidup. Hmm. mantul Mbak Bety

  5. Lengkap banget nih mba tips nya.
    Aku masih PR nih soal jaga tidur yang bener, tapi emang harus dibenerin karena bukan buat kulit doang ini buat biar sehat juga ya masa jadi mahkluk nokturnal terus qiqiqi

  6. Wkwkwk… Saya banget tuh yg cuman mikirin mukaku kinclong saat bicara anti aging. Wah tulisan simbok benar² inspiratif. Berkaca dari sesepuh terdahulu, hidup bahagia saat usia telah menua, tips mbak Bety sangat mengena dan aplikatif

  7. Setuju banget, menua itu seluruh tubuh… Jadi kalau mau tampil lebih sehat dan prima kita perlu memperhatikan banyak hal ya mbak, luar biasa lengkap banget ulasannya. Sehat dan prima pun perlu memperhatikan psikososial juga, yang akhirnya kombinasi semuanya bisa membuat kita lebih awet muda:)

  8. Its not stress that kill us. It’s our reaction to it!
    Setujuuu
    Sebenarnya faktor ini dan healthy lifestyle yang disebutkan di atas ngalahin skin care anti aging yang selangit harganya.
    Keknya sama aja tips antiagingku: jalani dan syukuri 🙁

  9. Mantul nih, Mbok. Setuju pakai banget tentang urusan “antiaging” model begini. Sedikit-sedikit sudah mulai saya terapkan juga, terutama urusan asupan makanan & olga. Sekarang sedang cari-cari kosmetik yang pas, hehe…

  10. Saya suka kalimat yang ini : kalau mau menua dengan happy, bebas penyakit kronis dan tetap berenergi, sebaiknya perbanyak deh bersyukur, banyakin doa, banyakin senyum dan ketawa, banyakin bercanda, dan buang jauh-jauh rasa iri dengki sama hidup orang lain.

    Karena pikiran kita mempengaruhi pola pikir dan pola hidup. Badan akan mampu bekerja optimal jika mood bagus dan bersemangat. Sebaliknya jiwa yang luka bisa merusak raga

Hello, thank you for stopping by. I'm Bety, the one and only author of this blog. Find your most interesting story of mine and let's share!