betykristianto.com I Farm House bali – Kalau kalian udah baca cerita aku tentang tempat-tempat enakeun di Bali Utara, kalian pasti tahu kalau aku pernah nulis jalan-jalan di Farm House. Sebuah tempat main nan sejuk dan segar dikelilingi perbukitan hijau yang berada di pinggir jalan raya Buleleng-Denpasar.
Nah, kali ini aku pengen cerita lebih detail soal tempat yang satu ini. Terletak di pinggir jalan raya utama yang menghubungkan Denpasar dan Singaraja, Farm House ini gampang banget ditemuin. Kalau dari arah Denpasar, dia ada di sebelah kanan jalan dengan plang nama yang cukup besar. Kamu juga bisa nge-maps aja langsung masukin destinasinya Farm House Bali gitu pasti ketemu.
Oya, kalau mau sekalian main di sekitaran sini, kamu bisa juga mampir ke TWC Ulun Danu Bratan, Kebun Raya Bali, atau foto-foto ciamik di Handara Gate. Tapi jangan lupa perhitungkan waktu yang diperlukan ya. Soalnya destinasi alam ini rata-rata luas dan butuh waktu ekstra untuk dijelajahi.
Table of Contents
Jam Buka dan Tiket Masuk Bali Farm House
Lokasi tepat Bali Farm House yakni Jl. Pancasari, Desa/Kel. Pancasari, Kec. Sukasada, Buleleng-Bali. Untuk jam bukanya setiap hari mulai pukul 09.00-17.00 WITA. Last entrance pukuk 4 sore ya, biar nggak kemaleman dan masih ada waktu untuk ngelilingin lokasi yang luas banget itu.
Tiket masuk ke sini lumayan sih. Pas akhir tahun 2025 kemarin aku ke sana per orangnya bayar 120K untuk dewasa dan 100K untuk Kevin, karena dia masih under 12Yo. Kalian bisa pesan tiketnya secara online lewat OTA atau bisa juga kayak aku kemarin, beli langsung di tempat.
Sebelum beli tiket, aku ditanyain sama mbak-mbak penjaga loketnya, dari mana asalnya. Mungkin buat data kali ya, wisatawan yang datang tuh dari mana aja gitu. Oya, kalau kalian mau beli ke web resminya Bali Farm House, jangan lupa pilih bahasanya Indonesia ya, soalnya kalau kita pilih bahasa Inggris ternyata harga tiketnya lebih mahal hehehe.
Ada Apa Aja di Bali Farm House?
Well, kemarin aku ke sananya pas lagi libur Natal dan akhir tahun jadinya suasana di lokasi wisata ini masih bertema Natal gitu. Mungkin ntar pas Imlek atau lebaran bakalan didekor beda lagi ya. Apapun itu, pastinya semua oke banget. Vibes liburannya dapet, hawanya sejuk dan pemandangan hijau segar memanjakan mata bikin kita betah berlama-lama di dalamnya.

Selepas beli tiket, kita akan disambut dengan beberapa spot foto yang cantik, juga ada tempat penjualan souvenir dan pernak-pernik lucu gitu. Kalau nggak sempet beli di awal, nanti pas pulang kita masih bisa mampir sini karena tempat keluar masuknya ada di satu area.
Nah, dari situ nanti kita bisa menemukan air mancur di tengah jalan, di mana kita bisa juga berfoto di dekatnya. Kalau nggak mau foto ya langsung aja berjalan lebih dalam. Oya, di dekat sini juga ada toilet umum. Jadi buat kamu yang pengen BAK atau BAB bisa langsung aja mamipr dulu. Soalnya ke dalam lagi mayan jauh toiletnya.
The Farm
Lahan peternakan dan perkebunan di dalam Bali Farm House ini luas banget, seperti yang udah aku ceritain di awal tadi yah. Di tengah-tengah perjalanan, kami disambut sama keluarga Alpaca dari Peru dan kuda poni yang lucu dan jinak-jinak. Anak-anak bisa banget memegang, kasih makan, dan juga menaiki mereka. Tentu saja semua harus dalam pengawasan orang dewasa dan petugas yah.

Selain Alpaca dan kuda poni, ada juga kambing Ceko, keledai Australia, ayam silkie dari Cina, burung Unta dari Afrika, serta ayam Brahma dari India. Lengkap deh pokoknya.
Kalau menilik dari laman resminya, disebutin kita juga bisa liat-liat tanaman buah dan bunga yang ada di dalamnya sekaligus ikut dalam aktivitas interaktif yang ditawarkan. Tapi kemarin, kebetulan pas aku ke sana kebun stroberinya belum bisa dipanen. Cuman, tetap ada banyak bunga-bunga aneka jenis dan warna yang cuper cantik.
Ada juga kebun lavender yang lagi full color gitu, indah banget dan cucok dijadiin latar belakang foto selvie. Oya, rumah cantik berwarna abu-abu gelap yang ada di tengah kebun mawar cuantik pol. Sayangnya pas mau foto antriannya mayan panjang jadi aku nggak berfoto di situ.

Buat yang capek jalan (karena emang tempatnya luas banget yah), kamu bisa duduk santai di rerumputan hijau atau di bangku-bangku yang banyak dipasang di pinggir jalan setapak. Ada juga yang ditempatkan di tengah lahan hijau dengan bukit-bukit di kejauhan jadi best viewnya.

Pokoknya, di manapun kamu berada, nggak akan capek ngeliat pemandangan asri di sini. Udah gitu, udaranya juga sejuk jadi bikin makin betah. Kalaupun capek kayaknya cuman kaki yang diajak keliling deh. Hehehe….
Farm Pantry
Ini adalah kafe kecil yang menawarkan gelato, kopi, hingga camilan manis yang bisa nemenin perjalanan kamu selama berkeliling peternakan. Kafe kecil ini ada di area tengah dekat pintu masuk utama dan air mancur. Sayangya (kalau nggak salah) kafe ini hanya melayani take away order karena tempatnya kecil aja.
Ruang Pembibitan Hewan
Kamu bisa ajak anak-anak masuk ke ruang pembibitan hewan. Ada beberapa hewan lucu yang bisa diajak interaksi seperti kelinci dan ayam. Anak-anak boleh banget memberi makan dan mengelus hewan menggemaskan itu loh. Pasti hepi, kan?
Kandang Kuda
Istal atau stable ini adanya di depan, deket gerbang masuk atau pembelian tiket tadi Genks. Kayaknya kita boleh kok masuk dan liat-liat koleksi kuda yang aduhaaai ganteng-ganteng itu. Aku sempet liat dari deket kuda hitam yang badannya kokoh, tinggi, besar dan terlihat kuat banget. Tapi pas mau foto kok jadi takut hahaha. Dasar cemen si gue.
Nah kalau kamu kayak aku, takut kuda, foto aja di depan istal kuda ini. Gagah juga kok keliatannya. 🙂
Outdoor Playground
Nah ini tempat terbaique untuk mengumbar anak-anak bermain. Wahananya juga cukup lengkap mulai dari perosotan, high rope, jembatan tali, tangga naik-turun, hingga ayunan kecil dan super jumbo yang bisa dipakai rame-rame. Sementara mereka mainan, kita bisa jajan di resto sebelahnya sambil tetep ngawasin ya.
The Barn
Kalau tadi ada Farm Pantry di depan, sekarang ada The Barn alias lumbung resto yang letaknya di seberang playground tadi. Resto ini menawarkan menu Asia dan Western yang cukup lengkap. Masalah harga sih so-so sama tempat wisata lainnya. Untuk setiap menu per orang sekitar 100-150 ribuan yah.
Kalau resto ini penuh, atau kamu emang nggak pengen makan di sini, kamu juga bisa beli es krim di sebelahnya. Ini beda sama gelato yang dijual di depan yah. Dan harganya juga nggak mahal-mahal amat. Kemarin Kevin beli 1 cup isi 2 rasa cuma 60 ribuan.
Ruang Pesta
Bali Farm House juga menawarkan ruangan untuk kamu yang pengen ngadain acara atau semacam pesta gitu di sini. Lokasinya agak di tengah. Kapasitasnya sekitar 70 orang, pas untuk private meeting atau acara keluarga dan kantor. Untuk harganya, kamu bisa tanya langsung aja ya ke pengelola.
Kesimpulan
Buat kalian yang ke Bali sama keluarga, I mean, sama anak-anak, aku sih sangat rekomen kalian main juga ke Bali Farm House ini. Jadi nggak selalu harus ke Bali Zoo atau Bali Safari gitu untuk liat animals. Tapi kalau kalian pengen ngejabanin semua tempat itu, boleh juga sih. Soalnya masing-masing punya keunikannya sendiri yah.
Over all aku sama anak-anak puas main di Bali Farm House ini. Meskipun nggak semua wahana dan spot foto kami samperin tapi koleksi foto di galeri hapeku udah mau ful aja hehehe. Makanan dan cemilan di sini juga mayan bersahabat di lidah plus di kantong mamak.
So, kapan kalian ke Bali Farm House? Buruan amanin tiket yes..




