Tak terasa, sebentar lagi tahun 2019 akan segera berakhir. Rasanya begitu cepat waktu berlalu, ya. Tahun depan, si Kakak udah mau SMA ajaa.. dududu, time really flies!

Yes, bagi kebanyakan orang, waktu yang begitu cepat berlalu ini kadang suka bikin geragapan. Apalagi kalau mikirin masih banyak hal yang pengin diwujudkan. Lha kok udah akhir tahun aja. Apa kabar duit tabungan? Udah makin gendut atau justru berantakan?

Hidup di jaman now yang makin konsumtif ini, kita memang harus extra hati-hati dalam mengelola keuangan. Nggak hanya kudu pinter ngatur pengeluaran loh. Tapi juga wajib mulai mempersiapkan kebutuhan masa depan. Kita kan nggak pernah tahu hari esok ya.

Belajar dari pengalaman beberapa temen yang terpaksa harus kehilangan tulang punggung keluarga secara mendadak, saya pun nggak mau terlena. Yang namanya masa depan anak-anak itu termasuk high priority. Saya nggak mau jika seandainya (amit-amit) suami meninggal atau kenapa-napa, anak-anak nggak akan keleleran. Soalnya saya kan nggak kerja gitu loh.

Untuk itu, saya sudah membeli produk asuransi. Kenapa? Karena saya ingin anak-anak terlindungi dan nggak kelabakan saat mereka tiba-tiba harus dirawat atau apa. Selain itu, saya juga udah mulai kepikiran untuk berinvestasi. Tujuannya supaya di  masa depan, kehidupan anak-anak lebih aman

Lah, kan udah ada tabungan? Investasi itu ribet, tauk!

Sebagian orang mungkin akan berpikir kayak gitu. Ye, kan?

Postingan terkait : Proteksi Diri, Cara Bijak Memaknai Hidup

Tahu nggak, investasi itu berguna banget untuk masa depan kita loh. Seiring dengan terus terjadinya inflasi, maka nilai uang yang kita miliki saat ini akan jauh berkurang saat dipergunakan di masa mendatang. So, kebayang kan kalau sekarang kita “hanya” punya duit tabungan 200 juta, trus diwarisin ke anak. Dan ketika mereka pake 20 tahun ke depan, maka nilainya akan menyusut. Seberapa banyak? Jawabannya adalah tergantung pada inflasi. Semakin besar nilai inflasi, ya pastinya nilai tabungan itu juga akan lebih jauh berkurang.

Trus, kira-kira penting mana beli asuransi apa investasi? Duh makin bingung ya…

Tenang, sekarang ada solusinya kok. Kita bisa beli produk asuransi yang sekaligus nge-link dengan investasi. Jadi, sekali dayung dua tiga pulau terlampaui.

 

Emang ada? Ada bangeuts… salah satunya adalah dari PT Asuransi Jiwa Sequis Life, sebuah perusahaan yang udah berdiri sejak 35 tahun yang lalu. Sequis Life menawarkan beragam produk asuransi yang OK, termasuk asuransi jiwa berbalut investasi ini.

Baca juga ya : Lindungi Mobil dengan Asuransi Mobil yang OK Berikut Ini

asuransi

Lalu, apa sih manfaat dari asuransi unit link ini?

Pertama, sebagai salah satu produk asuransi, tentu saja bermanfaat untuk memindahkan risiko yang bisa terjadi pada tertanggung kepada pihak asuransi. Jadi seumpama terjadi sesuatu yang tidak diharapkan, maka ahli waris akan menerima Uang Pertanggungan (UP).

Kedua, dengan memiliki asuransi unit link maka mau nggak mau kita jadi lebih disiplin dalam menyisihkan uang untuk diinvestasikan. Coba deh nabung sendiri. Pasti lama ngumpul duitnya, kan? Selain itu, uang yang kita investkan di sini juga lebih secure karena relatif lebih aman dari pengaruh inflasi.

Ketiga, rata-rata produk asuransi berbalut investasi alias unit link ini menawarkan layanan paket lengkap. Termasuk di dalamnya adalah investasi, asuransi jiwa, kecelakaan, penyakit kritis, plus investasi di reksa dana.

Meskipun demikian, tentu saja kita harus tetap waspada dan berhati-hati dalam memilih dan menentukan perusahaan penyedia asuransi yang kompeten dan kredibel. Supaya kita tetap bisa mendapatkan manfaat asuransi unit link ini dengan maksimal, nggak ada salahnya loh kepoin produk ini di Sequis Life

 

Semoga tulisan ini bermanfaat dan stay healthy ya!

 

 

%d bloggers like this: