Pengalaman Berobat di Klinik Endodonsi RS Hermina Jogja

Honestly, saya tuh paling malas kalo disuruh ke rumah sakit. Ntahlah, aura rumah sakit tu suka bikin saya ngerasa makin sakit. Kalau enggak karena terpaksa, saya biasanya milih minum obat herbal aja atau ke dokter pribadi kalo sakitnya nggak sembuh-sembuh. Seinget saya, ke rumah sakit itu kalo pas kontrol dokter kandungan, atau ke dokter anak pas nak kanak sakit.

Tapi semua itu berakhir saat saya sakit gigi parah. Setelah khatam nyusuin Kevin, entah kenapa gigi saya mulai kerasa rapuh dan banyak yang cenut-cenut. Awalnya, satu dua gigi ditambal, lanjut ke beberpa gigi yang haris dicabut karena nggak bisa diselametin lagi. Huhuhu..

Eternyata, penderitaan belum berakhir. Setelah 2 gigi saya dicabut, akhir tahun kemarin saya mulai ngerasa ngilu lagi sampe nggak bisa tidur. Alhasil saya ke dokter gigi lah, dan di sana dokter bilang enggak bisa ditanganin di klinik alias saya dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap. Huaaaa langsung deh parnonya kumat. Saya tuh suka lebai kalo denger suara alat-alat dentist gituh, sampe pernah jejeritan gak jelas gitu dan dimarahin si dokter. Lha gimana, sakitnya tuh sampe ke hati, Fernando!

Jadi, kasus gigi saya yang terakhir kemarin, udah bolong tapi email-nya masih bagus. So, sama dokter dirujuk ke endodontist. Awalnya, saya pilih rumah sakit yang deket ama sekolah Kevin, tapi kata dokternya nggak bisa karena di sana enggak ada  endodontist.

 

FYI endodontist ini adalah dokter gigi yang khusus ngerawat akar gigi yang rusak. Jadi para endodontist itu kerjaanya nyelametin gigi yang sudah rusak biar bisa dipertahankan selama mungkin di dalam rongga mulut dan bisa berfungsi lagi dengan baik.

 

Baca juga : Pengin HIdup lebih Sehat? Lakukan Cara Ini

Yawdah, karena nggak mau gigi saya abis, saya pasrah aja dirujuk. Dan rumkit yang saya pilih adalah Hermina Maguwohardjo. Dan sekarang saya mau share ya gimana alur berobat di Hermina.

Mommies pasti udah familier sama Hermina ya. Ada di banyak kota besar di Indonesia, dan beberapa tahun terakhir juga udah buka cabang di Jogja. Awalnya saya agak kesulitan nyariin lokasi rumah sakit ini, secara belom pernah ke sana. Udah set GPS juga masih kesasar sasar hahaha..

 

Sekilas Tentang RS Hermina Jogja

Jadi buat Mommies yang belum tau, Hermina Jogja itu lokasinya di Jl. Selokan Mataram, RT.06/RW.50, Meguwo, Maguwoharjo, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
No tlp (0274) 2800808

RS Hermina Jogja berdiri tahun 2015. Dibangun di daerah Maguwohardjo, rumah sakit ini memiliki 5 lantai dan 42 tempat tidur. RS Hermina Jogja juga menyediakan produk pilihan Hemodialisis.

Kalau dulu kita lebih mengenal Hermina sebagai ruman sakit khusus ibu dan anak, sekarang pihak management sudah membuka diri menjadi rumah sakit umum. Ada banyak jenis layanan rawat jalan di RS Hermina Jogja ini antara lain Klinik Kebidanan & Penyakit Kandungan, Klinik Kesehatan Anak (Hematologi, Tumbuh Kembang Anak,  Neurologi, Perinatologi, Nutrisi Pediatrik & Metabolik,  Penyakit Tropis dan Infeksi, Gastroenterology,  Pulmonologi, Endokrinologi, Jantung, Imunologi Alergi, Kegawatdaruratan Anak, Respirologi), Klinik Penyakit Dalam, Klinik Bedah (Bedah Umum,  Bedah, Vaskular, Bedah Tulang / Orthopedi, Bedah Anak, Bedah Digestive, Bedah Urologi, Bedah Onkologi, Bedah Saraf, Bedah Plastik), Klinik Konsultasi Mata, Klinik Konsultasi THT,  Klinik Konsultasi Syaraf,  Klinik Konsultasi Jantung, Klinik  Konsultasi Psikiatri, Klinik Konsultasi Kulit & Kelamin, Klinik Konsultasi Rehabilitasi Medik, Klinik Konsultasi Paru, Klinik Konsultasi Gizi, Klinik Konsultasi Gigi Spesialistik (Konservasi Gigi, Kesehatan Gigi Anak,  Penyakit Mulut,  Bedah Mulut,  Prosthondonti,  Orthodonti,  Periodonti), Klinik  Konsultasi Psikologi Anak & Dewasa, Klinik Konsultasi Anastesi.

Pengalaman pertama saya berobat ke sini cukup membuat saya bingung. Kan biasanya kalau mau periksa ke RS, saya nelpon tuh bagian pendaftaran RS yang bersangkutan. Abis itu dikasih no urut pendaftaran dan tinggal dateng deh pas hari yang ditentukan. Ternyata di Hermina enggak kayak gitu. Pas nelpon ke rumah sakitnya, saya diarahkan untuk menghubungi call center Hermina Pusat di nomor 1500488. Di sana saya diterima oleh petugas call center yang helplful dan menanyakan saya mau periksa ke RS Hermina cabang mana. Rupanya semua data pasien dan calon pasien sudah terintegrasi di pusat. Setelah menyebut klinik tujuan sesuai rujukan BPJS, petugas menyuruh saya memilih jadwal dokter yang saya mau. Abis tu, dapet deh nomor urut pendaftar.

Alur Berobat di RS Hermina Jogja

Pada hari H, saya dateng ke RS, mendaftar lagi di konter BPJS, dan menunggu sekitar 1 jam untuk mendapatkan surat pengantar menuju ke klinik endodonsi. Setelah mendapat pemeriksaan tekanan darah dan berat badan, saya menunggu antrian di klinik. Cukup lama sih saya nungguinnya, bisa sekitar 2-3 jam baru dipanggil. Soalnya, emang tindakan yang dilakukan untuk 1 pasien tuh bisa lama banget. Ada yang sampe setengah jam lebih nggak keluar-keluarrrr.. Huaaah…

Alur Berobat di RS Hermina Jogja

Mungkin Moms juga perlu tahu ini: Mengenal Gejala Kanker dari Warna Darah Haid

Setelah beberapa kali kunjungan, saya baru tahu ternyata pihak BPJS menempatkan mesin scan khusus untuk pasien yang melakukan kontrol. Jadi pas dateng nggak usah pagi-pagi trus nunggu sambil bengong di depan loket BPJS. Tapi, saya langsung aja scan kartu BPJS, trus ikuti petunjuk yang ada di layar, lalu mesin akan mencetak otomatis surat pengantar menuju ke klinik. Dalam hitungan menit, saya udah bisa duduk manis di depan klinik dan menunggu panggilan. Hmm, coba dari awal tahu kan nggak usah lari-lari ngejar jam 7 pagi ya hahahah. Tapi, kalau nggak salah pendaftaran lewat mesin scan ini hanya berlaku untuk kunjungan kontrol sesuai tanggal yang tercantum di SKDP (Surat Keterangan Dalam Perawatan). Di luar tanggal yang tercantum, kita harus ikutan alur normal ya Moms.

Alur Berobat di RS Hermina Jogja

Kalau selesai diperiksa sama dokter ternyata kita disuruh kontrol lagi, kita bisa pergi ke bagian pendafataran yang ada di lobi utama (depan pintu masuk). Nggak butuh waktu lama dan kita akan mendapatkan nomor pendaftaran untuk kunjungan berikutnya.

 

Fasilitas Lain

Mini Cafe, Toilet dan Mesin ATM

Untuk Moms yang mau jajan, pas di belakang konter BPJS itu ada mini cafe yang nyedian beberapa camilan ringan, minuman dan juga mesin fotokopi. Jadi kalau kebetulan lupa bawa kopian berkas, bisa nyempil dulu bentar ke sini ya. Ada beberapa bangku yang bisa dipergunakan pengunjung untuk menikmati kudapan ringan. Selain itu ada juga mesin ATM yang support jaringan LINK dan Prima. Selain itu, toiletnya juga cukup bersih meski ukurannya agak kecil menurut saya.

Area Parkir

Beruntung, RS Hermina Jogja memiliki areal parkir yang cukup luas. Saya juga kalau ke sini leluasa, bisa milih parkir. Beberapa RS lain ada yang lahan parkirnya tuh minimalis gitu, bikin saya jadi parno kalu harus parkir sendiri. Maklum sopir tembak.

Ruang Tunggu 

Yang saya suka di sini, ruang tunggunya cukup lega, tempat duduknya juga nyaman, dan yang pasti enggak berisik dan penuh sesak seperti beberapa RS lain yang pernah saya sambangi.

 

Begitulah pengalaman saya melakukan kunjungan berobat ke RS Hermina Jogjakarta. Semoga bermanfaat ya buat temen-temen yang akan berobat juga ke sana.

Stay healthy, stay happy ya Moms!

6 thoughts on “Pengalaman Berobat di Klinik Endodonsi RS Hermina Jogja

  1. dewi adikara says:

    Hiks, kok ya kebetulan Dewi baca ini lagi sakit gigi. Hebat simbok bisa melewati masa-masa cabut gigi walau takut, Dewi juga takut kalau harus periksa. Hehehhe…

    Semoga kita selalu sehat, dan simbok segera sembuh dari sakit gigi ya…. Info RS Hermina Yogya lengkap banget, dan Dewi baru tahu juga ada istilah Endodontist.

    • betykristianto says:

      Iya mbaaa ini rahang kiriku yg bawah tinggal 1 thok gerahamnya. Semia udah ludes ditelan jaman #halaah hahaha. Makanya yg 1 ini dirawat biar enggak ompong. Makasih doanya ya, cepet sembuh jg buat mba Dewi.

  2. Nurul Fitri Fatkhani says:

    Saya juga suka males nunggu di bagian gigi. Kadang suka luamaa ngantrinya. Apalagi kalau pasien sebelum kita sedang cabut gigi, wah lama!
    Pernah punya pengalaman juga, nunggu sampai jam 10 malam untuk perawatan gigi.
    Dulu itu dokternya buka dari sore, pasiennya banyak, jadi nunggunya bisa sampai malam.

    • betykristianto says:

      Di sini aku gak liat ada larangan mba, jadi ya fine2 aja. Kan aku gak motoin ruangan dokternya hehe.. jadi aman

Hello, thank you for stopping by. I'm Bety, the one and only author of this blog. Find your most interesting story of mine and let's share!