Main Air dan Menikmati Wahana Outbond Keren di Ledok Sambi Kaliurang

Tips berwisata Alam Bersama Anak ke Ledok Sambi

Mengisi hari libur buat keluarga kami nggak melulu harus ngemol. Kalau dulu pas jaman si kakak masih kecil sih iya. Kebanyakan waktu liburan baik di weekend atau hari libur nasional lainnya lebih banyak kami habiskan dengan main di playland dalam mall. Padahal kalau sekarang saya pikir-pikir sayang banget. Padahal tempat wisata alam di Bandung itu banyak yang keren punya. Meski belum sebanyak sekarang, minimal adalah destinasi alam yang oke dan sayang untuk dilewatkan. Tapi ya sutralah, namanya juga udah terlanjur. Penyesalan emang selalu datang belakangan. Soalnya kalau datengnya di depan namanya pendahuluan *garing* hahaha.

Seiring dengan datangnya kewarasan kecintaan saya akan alam, sekarang keluarga kami lebih banyak ngabisin waktu di luar mall untuk menikmati liburan. Entah sekedar nongki di warung kopi pinggir sawah, ngajakin anak-anak main air di kolam renang deket rumah, atau main di tahura alias taman hutan raya. Tujuannya biar nggak bosen ama rutinitas, sekedar ngadem di mall dan ujung-ujungnya belanja yang enggak enggak.

 

Tips berwisata Alam Bersama Anak ke Ledok Sambi

 

Dengan mengajak anak-anak main di luar rumah inilah, kami mencoba mengenalkan mereka pada kehidupan sosial yang sesungguhnya. Kami enggak mau anak-anak cuma kenal dengan gedung pencakar langit, bermain di dalem ruangan yang sempit atau cuma ngerti makan di resto mahal. Mereka harus paham bahwa dunia ini sangat indah. Ada banyak hal yang bisa dilakukan di alam terbuka. Nggak heran, Kevin paling seneng kalo diajakin ke bonbin, main di kali atau pinggiran sawah, dan enggak jijikan. Dia biasa ngeliat cacing, ulat bulu, ayam, sapi, atau kambing yang sering diumbar sama tetangga di sawah deket rumah kami. Selain itu, anak-anak saya juga mulai terbiasa jalan kaki nikmatin indahnya alam.

Kayak pas kami ke Orchid Forest Cikole dulu. Wah itu Kevin seneng banget bisa lari-lari dalam hutan pinus, naik turun tangga kayu yang cihui, naik jembatan gantung, atau ngasih makan kelinci. Pun waktu kami ajak ke Floating Market Lembang, dia kegirangan diajak naik perahu, melihat rainbow garden, dan menikmati susu lembang yang endess tralala itu. Pokoknya mah liburan jadi asik aja.

Nah, liburan 17-an kemarin kami kembali jalan-jalan ke alam. Kali ini, papi ngajakin kami ke sebuah tempat wisata edukatif yang keren dan natural banget. Lokasinya ada di bilangan jalan Kaliurang, tepatnya di Dusun Sambi.

 

Tips berwisata Alam Bersama Anak ke Ledok Sambi

 

Nama tempat wisata ini adalah Ledok Sambi Outbond Ecopark. Berlokasi di Jl. Kaliurang km. 19,2, Ds. Sambi, Sleman, Yogyakarta. Buat kalian yang dari arah pusat kota Jogja, bisa lewatin dulu Kopi Klotok, naik lagi sekitar 10 menit ke arah Kaliurang.

Saya tahu tempat ini dari misua yang kebetulan waktu itu ada acara outbond dari kantor. Pas abis pulang dari sana, si doi langsung antusias banget (sambil ngasih liat poto-potonya pas kegiatan di sana) sambil bilang kalau tempatnya itu keren sangat. Udah gitu ngajakin kita bertiga, saya ama anak-anak, untuk ke sana kapan-kapan. Wokei deh, saya jugak langsung semangat pas ngeliat poto-poto yang dipamerin tadi.

So, Sabtu kemarin sepulang kakak dari upacar di sekolah kami langsung cuss ke Ledok Sambi. Berbekal peralatan ngebolang lengkap dengan baju ganti, handuk, dan lain-lain kami sampe di lokasi sekitar pukul 10 pagi. Meski matahari udah agak tinggi, udara Kaliurang yang sejuk lumayan bikin seger suasana.

Ledok Sambi ini berada lembah Kali Kuning yang masuk wilayah Dusun Sambi, dan dikelola oleh masyarakat sekitar. Nggak heran lah kalau suasananya cukup ndeso. Untuk sampai di lokasi lembah yang dijadiin tempat outbond ini, kita akan ngelewatin jalan kampung, masuk gang-gang dan menyusuri rumah-rumah penduduk. Jadi berasa pulang kampung sendiri gitu deh. Beda ama sensasi pas kita liburan di tempat wisata yang dikelola private company atau pemerintah gitu deh.

Untuk sampai di tempat outbond utama, kita cuma perlu ngikutin jalan utama yang ada. Ada banyak papan penunjuk arah, jadi kita nggak akan kesasar. Areal parkirnya juga cukup luas. Bahkan bispun bisa masuk (sampai area tertentu). Untuk mobil pribadi bahkan bisa sampe tepat di atas lembah. Seperti yang kami lakukan kemarin. Setelah memarkir si hitam di tempat yang teduh, kami berempat langsung cuss menuruni anak tangga yang cukup banyak jumlahnya.

 

 

Fasilitas

Ledok Sambi outbond Ecopark ini menyediakan beberapa fasilitas outing untuk bermacam keperluan. Misalnya untuk kantor, sekolah, keluarga dan juga special event. Pihak pengelola punya beberapa paket yang bisa dipilih dengan menyesuaikan budget dan kebutuhan. Pas waktu acara outing kantornya si papih kemarin mereka menyediakan full service mulai dari penjemputan peserta, pelaksanaan acara, keperluan makan, menginap, hingga kembali lagi. Dengan kata lain, pihak kantor tinggal bayar, siapin badan dan bawa perlengkapan pribadi. Enak kan?

Untuk keluarga dan orang umum yang pengin main-main sendiri ke sini juga boleh kok. Berbeda dengan kegiatan outing yang dibanderol dengan harga khusus tadi, kita yang datengnya secara pribadi nggak dikenakan tarif tertentu untuk bisa beraktivitas di sini. Di ujung anak tangga teratas hanya disediakan kotak dana sukarela yang bisa kita isi. Tapi, tentu saja kita cuma bisa main-main sendiri ya, enggak ada tour guide atau penduduk lokal yang akan mendampingi. Jadi pure tanggung jawab sendiri. Jadi sebaiknya pastikan yang datang itu ada orang dewasa yang bisa diandelin. Soalnya di sini ada sungai yang cukup deras dan terjal bebatuannya.

Selain tempat parkir kendaraan yang cukup banyak, pengelola Ledok Sambi juga menyediakan toilet bersih di banyak titik, warung makan dan cemilan di sana sini, dan juga tempat istirahat di dalam area ekowisata ini.

Untuk kita yang pengen ngadain acara gathering bareng komunitas, di sini ada beberapa tempat yang bisa disewa. Pas kami ke sana kemarin, kebetulan ada kelompok mahasiswa yang tampaknya sedang punya gawe di salah satu aula yang cukup besar. Sepanjang yang saya lihat kemarin, ada 2 aula yang bisa menampung hingga ratusan orang.

 

 

Tips berwisata Alam Bersama Anak ke Ledok Sambi

 

Wahana Outbond dan Camping

Nah, sesuai namanya, Ledok Sambi Outbond Ecopark ini pastinya nyediain wahan outbond yang cukup lengkap. Mulai dari area panahan, wahana air, dan area luas yang bisa digunakan untuk beragam permainan team bonding. Untuk kegiatan seperti ini biasanya kita harus menginap. Nah, nggak perlu khawatir karena biaya yang dibayarkan udah include dengan fasilitas menginap ini.

Trus di mana nginepnya?  Di tenda.

Serius, nginepnya di tenda. Tapi tendanya keren punya. Trus udah gitu kita juga enggak dihamparin gitu aja di atas tanah, tapi ada alas khusus dari kayu yang bakalan meredam dinginnya tanah. Seperti ini contohnya ya.

Nah kemarin itu kami datengnya cuma karena pengen main air dan jalan-jalan di alam sekalian poto-poto gituh. Kevin seneng banget main air, menginjak bebatuan kali yang licin, merasakan dinginnya lumpur di bawah air sungai yang jernih, dan jalan kaki naik turun lembah. Barengan sama kami ada beberapa keluarga lain yang juga tengah menikmati keindahan alam di sini.

 

 

Tips berwisata Alam Bersama Anak ke Ledok Sambi

 

 

Tips Eduwisata Bersama Anak ke Ledok Sambi

Mengajak anak wisata ke alam seperti Ledok Sambi ini memang enggak gampang. Medan yang nggak mulus, malah terkadang penuh rintangan, naik turun dan kelokan, membelah sungai ataupun berjalan menyusuri bentang alam sering kali membuat anak lelah dan jadinya bete. Karena itu, Mommies perlu mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.

Termasuk menyiapkan mental anak dengan menceritakan tentang keseruan bermain di alam, apa aja yang mungkin mereka temui, hingga mendukungnya untuk menjelajah alam dengan hepi. Untungnya, anak-anak saya sejauh ini cukup mudah bekerja sama. Setelah menaklukkan hutan pinus di Puncak Becici, menjelajah medan terjal di Pintu Langit Dahromo, dan menyusuri indahnya Orchid Forest Cikole, Rafael dan Kevin kayaknya udah lumayan terbiasa bersahabat dengan alam.

Nah, buat Mommies yang pengen juga ngajakin buah hatinya ke Ledok Sambi seperti kami, ada beberapa tips yang sekiranya bisa membantu.

Pakailah pakaian yang nyaman

Karena kita akan menjelajah alam, pakaian yang nyaman berbahan katun atau bahan lain yang menyerap keringat akan sangat menguntungkan. Meski udara sepoi-sepoi menyapa kulit, tetap saja selama perjalanan atau bermain di kali kecil yang ada di lembah ini bakalan membuat kita berkeringat. Apalagi kalau anak ngajakin keliling area yang cukup luas. Oya satu lagi, bawa baju ganti ya. In case anak-anak main airnya ampe basah-basah, kita bisa segera menggantinya dengan baju kering yang hangat. Perlengkapan mandi juga boleh dimasukkan dalam list. 

 

Kenakan alas kaki yang mudah dipakai dan dilepas

Main ke Ledok Sambi nggak afdol kalau enggak main air alias nyemplung sungai. So, selain nyaman buat jalan kaki naik turun, alas kaki yang mudah dilepas dan dipakai kembali juga memudahkan kita saat harus masuk sungai seperti ini.

 

Pakaikan lotion anti serangga

Nyamuk, semut dan beberapa serangga lain so pasti menjadi penghuni tetap lembah yang cantik ini. Oleskan lotion anti serangga sebelum keluar mobil untuk mengantisipasi si kecil gatal-gatal ya. Pokoknya harus selalu waspada dan hati-hati ya Moms, mengantisipasi hal-hal buruk yang bisa saja terjadi pada anak. 

 

Bawa topi

Panasnya matahari di sini cukup menyengat meski berpadu dengan sejuknya sepoi angin pegunungan. Topi atau pelindung diri lainnya akan sangat membantu menjaga kesehatan kulit kita, terutama anak-anak. Tapi kalo payung sih kayaknya nggak rekomended ya. Soalnya jadi ribet jalan sambil bawa-bawa payung gitu.

 

Bawa air minum

Menjelajah alam Ledok Sambi yang asri tapi menantang ini bisa cukup melelahkan. Kemarin aja kami hampir 2 jam keliling-keliling, main air dan poto-poto sana sini. Kevin sama papi malah lebih jauh berkeliling area outbond ketimbang saya dan kakak yang lebih milih mainan kamera. Air putih pastinya sangat kita butuhkan untuk mencegah dehidrasi. Di sini memang ada banyak warung yang jualan makanan dan minuman gitu, tapi lokasinya di atas, deket parkiran. Kalau di lembahnya ya nggak ada.

 

 

Pakai sunblock atau sunscreen

Nah ini penting untuk mencegah kulit gosong dan terasa perih. Terutama kalau kita pake kaos atau atasan lengan pendek gitu. Jadi sebaiknya pakaikan sunblock atau sunscreen secukupnya pada kulit anak-anak sebelum memulai penjelajahan ya.

Kalau semua tips di atas udah done, sekarang saatnya kita cuss berpetualan di alam. Jangan lupa ambil foto sebanyak mungkin ya biar jadi kenang-kenangan berharga. Mommies punya rekomendasi tempat wisata alam seperti Ledok Sambi Outbond Ecopark ini nggak di daerah Mommies? Yuk share di sini kali aja suatu hari nanti saya sekeluarga bisa berkunjung ke sana.

 

Sampai jumpa di petualangan berikutnya ya!

 

 

 

 

 

15 thoughts on “Main Air dan Menikmati Wahana Outbond Keren di Ledok Sambi Kaliurang

  1. dewi apriliana says:

    Oke nih tempatnya. Kami juga lebih suka bepergian ke tempat wisata alam daripada ke emol. Bisa dicoba nih sekalian nengok ponakan yg kuliah di uii. Kan dekat tuh. Pengen coba nginep di tendanya juga.

  2. Dwi says:

    Wow alam pedesaan banget ya … Sungai dan sawah memang perpaduan yang pas untuk melepas penat… Sip banget nih tipsnya juga biar makin mantap liburannya.

  3. Damar Aisyah says:

    Wow, deket dari rumah Kakakkku. Tapi kok gak pernah dibahas ya, sama dia. Padahal seru ini buat anak zaman now yang tahunya gedung-gedung doang. Btw aku penasaran sama tenda-nya. Itu yang dom atau tenda yang muat orang itu ya, Mbak. Kayaknya seru nih, buat next trip ke Jogja.

  4. Qoty Intan Zulnida says:

    CaCakeep banget mbak tempatnya. Seruuuu main airnyaa. Disini kayaknya gak ada deh tempat yang kayak gitu. So, apa aku kudu ke jogja dulu ,ya?? Hiks
    Disini paling adanya taman, kolam renang ya gitu lah.

Hello, thank you for stopping by. I'm Bety, the one and only author of this blog. Find your most interesting story of mine and let's share!