Yuk Moms Kenali 4 Manfaat Sarapan Untuk Anak-anak Berikut Ini

“Mam, besok aku mau dibuatin chicken teriyaki ya,” ucap si Sulung minggu lalu. Saya mengangguk. Itu adalah salah satu menu andalan yang selalu disukai duo bocah. Selain bahannya gampang dicari, bikinnya juga nggak susah. Cukup prek prek prek, setengah jam makanan sudah siap disantap.

Saya memang terbiasa memasak sendiri semua makanan untuk anggota keluarga. Mulai dari sarapan, bekal makan siang, sampai menu makan malam. Tapi, saya juga nggak munaroh ding. Kadang kalau pas lagi capek dan mati ide, saya juga jajan di luar.

Sejak kecil, saya terbiasa makan pagi sebelum beraktivitas. Bapak saya termasuk orang yang kejam masalah makan pagi ini. Kalau perut belum kemasukan makanan, kami nggak boleh pergi ke sekolah. Makanya, sampai sekarang nggak pernah satu hari pun terlewat tanpa diawali dengan ngunyah sarapan.

Manfaat sarapan untuk anak

Menu untuk sarapan keluarga kami nggak perlu neko-neko. Karena bukan keluarga penganut food combining atau pola diet apapun, saya lebih santai nyiapin menu makan harian. Kadang, saya buatin nasi goreng dengan sedikit minyak, sandwhich sayuran, sekadar telur ceplok plus cah kangkung atau brokoli, atau chicken teriyaki yang dipadu dengan nasi hangat atau kentang.

Terlalu berat ya untuk sebagian orang? Hahaha.. maafkan saya Ferguso. Soalnya kalau cuma dikasih sarapan buah, anak-anak saya nggak kenyang, pemirsah! LOL

Saya lansir dari wikipedia, yang dimaksud dengan sarapan adalah aktivitas mengonsumsi makanan utama di pagi hari, mulai dari jam 6 sampai jam 10.

Nah, terlepas makanan apa yang disantap, sarapan punya peran penting lho untuk menunjang aktivitas harian anak-anak. Mau tahu apa sajakah itu? Berikut adalah manfaat sarapan untuk anak-anak.

Memberikan nutrisi pada otak

Manfaat sarapan untuk anak

Ibarat mesin mobil, setelah semalaman beristirahat, otak anak perlu suntikan “bahan bakar” agar siap bekerja sepanjang hari. Dengan menyantap sarapan setiap hari, kita nggak perlu kuatir anak-anak kekurangan energi hingga waktu makan siang datang. Tahu dong, kalau anak-anak itu nggak pernah bisa diem. Apalagi bocah-bocah yang sedang ada di usia emasnya. Mereka sangat membutuhkan dopping makanan sehat yang full nutrisi.

 

Meningkatkan konsentrasi belajar anak

Manfaat sarapan untuk anak

Dengan asupan nutrisi yang baik, otak anak akan berfungsi maksimal. Hal ini penting untuk menunjang proses belajarnya di sekolah. Perut yang kenyang so pasti bikin anak fokus kan?

 

Memperkuat daya tahan tubuh

Manfaat sarapan untuk anak

Sarapan yang teratur juga membantu meningkatkan daya tahan dan menyeimbangkan metabolisme tubuh. Kadar gula yang menurun drastis saat tidur malam, akan beranjak naik dengan asupan karbohidrat dan nutrisi penting lain dalam menu sarapan.

Gimana kalau kita melewatkan sarapan ini?
Tubuh akan nyari pasokan energi dari tempat lain seperti cadangan gula dalam otot atau liver. Hal ini bisa bikin metabolisme anak terganggu dan nggak menutup kemungkinan adanya keluhan nyeri lambung atau gangguan pencernaan lainnya.

 

Mencegah anak jajan sembarangan

Anak jajan

Dengan kondisi perut yang terisi dengan baik, anak-anak nggak akan lapar mata dan kalap jajan di kantin saat istirahat sekolah tiba. Hal ini saya rasakan banget sama anak-anak saya loh.

Biasanya anak-anak tuh sarapan di jalan sembari kami berangkat sekolah, yakni sekitar pukul 6.30. Untuk Kevin yang masih di TK, dia biasanya kebagian jam makan kudapan sekitar pukul 8.30. Kadang dia skip makan kudapan kalau masih kenyang. Kadang juga dia makan sedikit saja. Setelah itu, ada waktu makan siang sekitar pukul 11. Itupun sering dia hanya makan beberapa suap. Dia baru akan makan lagi sekitar pukul 13 setelah sampai di rumah. Saat saya tanya kenapa nggak mau makan? Jawabannya “masih kenyang”.

Si Sulung beda lagi. Saya selalu membawakannya bekal makan siang dari rumah. Selain itu, saya juga kasih uang saku. Tapi hampir setiap hari uang sakunya nyaris utuh dan dimasukkan dalam tabungannya. Alasannya sama, males jajan karena sudah kenyang. Paling banter dia akan jajan minum atau sedikit keripik. Itupun nggak tiap hari.

Saya sih suka ngeri aja kalau anak-anak jajan sembarangan di luar rumah. Soalnya kan kita nggak pernah tahu faktor kebersihan si tukang jualan itu kayak gimana. Meski begitu, saya juga bersyukur di sekolah anak-anak ada kantin bersih yang diawasi oleh pihak sekolah, termasuk jenis makanan apa saja yang diperbolehkan dan higienitas lingkungan kantin.

Manfaat sarapan untuk anak
Sarapan full nutrisi

Nah, buat Mommies yang suka mati gaya nyiapin menu sarapan, ni saya bagi beberapa resep sarapan yang endes dan mudah bikinnya. Cekidot yes.

  • Sandwhich sayuran + telur + susu
  • Nasi goreng sayuran + telur ceplok
  • Bubur ayam
  • Nasi uduk + telur
  • Mi/kwetiaw goreng sayuran
  • Oatmeal + buah
  • Misoa kuah + telur

Kalau teman-teman gimana, ada yang punya menu sarapan lain yang nggak kalah endes? Sharing yuk di kolom komentar. Thank you ya!

Stay happy, stay healthy!

 

 

18 thoughts on “Yuk Moms Kenali 4 Manfaat Sarapan Untuk Anak-anak Berikut Ini

  1. Dian Restu Agustina says:

    Suami dan anak-anak di rumah juga makan makanan berat Mbak..maklum di Jakarta ke luar rumah aja mesti kuat hahah
    Aku juga masak yang praktis sih kayak menu Mbak Bety itu.
    Pilihan lain kadang bikin kebab. Kulit kebabnya ada yang jual frozen di sini. Jadi tinggal tambahin selada dan daging giling atau ayam

  2. Megha Rachma says:

    Pengalaman aku waktu kecil ampe SMA lah dibiasain sarapan itu wajib biar ga pingsan pas upacara hehe. Tp waktu sekolah dulu seringnya sarapan berat kaya nasi goreng ato sama ayam goreng. Nah semenjak kuliah ampe kerja sarapan seringnya bubur dikantor. Semenjak nikah seringnya sarapan bareng suami roti oles margarin panggang bentar deh udah jadi sarapan endes ala ala hehe

  3. Melina Sekarsari says:

    Aku mah sarapannya pagi banget malah. Sekitar jam tiga atau empat pagi. Habis gimana dong, emang laper, wkwkwkwk … Tapi teteup, nantinya aku butuh sarapan layaknya orang pada umumnya di sekitar pukul 07.30. Tanpa sarapan ini, niscaya aku akan mulai bekerja menatap laptop dengan tampang bego. Diajak ngomong pun kayak ngeblank gitu. Sarapan buatku sih apa saja asal kenyang. Lha wong aku cepat kenyang, kok. Meskipun nanti cepat lapar juga.

    Di rumah, menu sarapan favoritnya anak-anak tuh nasi goreng. Terserah deh, mau dicampurin apa. Sosis, bakso, suwiran ayam, ati ampela, semua dilahap. Kalau pesanan bungsu, wajib pakai wortel. Yo wis deh ya, biar emak nggak repot ya sarapannya nasi goreng aja semuanya.

    Tapi alternatif menu sarapannya simbok boleh dicoba tuh. Biar anak-anak kagum gitu emaknya ternyata akhirnya menyodorkan menu lain, hahaha …

  4. Yasinta Astuti says:

    Aku Alhamdulillah terbiasa sarapan juga dari kecil jadi kebiasaan ini menurun ke anak-anak. Takutnya kalau ga sarapan ya itu jajan sembarangan posisi perut kosong.
    Favorit di rumah nasi goreng dan roti aja kalau sarapan hihi

  5. Steffi Budi Fauziah says:

    Duh laper mbok wkwk, ini mah bukan anaknya doang yg demen emak bapaknya jg wkwkwk. Nasi uduk, buryam, kwetiau, sandwich duh mauuu wkwk. Makasih mbok sharingnya.

  6. Kholifah Hariyani says:

    Kalau saya sarapannya cukup buah, tapi saya selalu menyiapkan sarapan “berat” setiap hari buat anak-anak, sukanya sih yang praktis & cepat. Tapi harus yang disukai anak-anak dan aman buat dijadikan bekal makan siang di sekolah.

  7. Nanik Kristiyaningsih says:

    Awalnya Bujang kami males sarapan dengan alasan khawatir terlambat.
    Tapi karena beberapa waktu yang lalu sempat sakit dan bu wakel-nya menghimbau untuk sarapan. Akhirnya mau deh sarapan.
    Menu praktisnya, karena tiap hari saya maskanya malem sepulang kerja, jadi sayur masih bisa dipakai sampai pagi. Lauk praktisnya kalau enggak telor, tempe+tahu, atau nugget.

  8. hani says:

    Dulu sih sarapan nasi, lauknya ya sebisanya yg cepat, atau angetin lauk semalam. Hehe…malas. Berhubung sekarang cuma berdua, dan mengurangi karbo, kami sarapan buah dikasih yogurt. Cukuplah…

  9. Dawiah says:

    Sarapan yang saya siapkan setiap pagi itu sederhana saja Mbak. Nasi goreng terasi dengan telur ceplok. Mudah dan disukai anggota keluarga.

    kalau kata Ayangbebku, tuh ini nih sarapan sejuta ummat hehehe…

  10. Mira Humaira says:

    Kalau saya berhubung justru waktu kecil yang paling syusah sarapan bahkan seringnya skip sarapan, maka setelah jadi ibu, itu gak boleh terulang untuk anak-anakku karena memang kerasa banget manfaatnya.

  11. fuatuttaqwiyah says:

    kalau sarapanku jelas nasi putih. Di Kudus tidak ada yang jual bubur. Jadi, kalau ingin bubur ya beli. Aku nggak bisa tanpa sarapan nasi. Bisa tidak kuat seharian beraktivitas.

  12. Eni Rahayu says:

    Sama donk, saya terbiasa sarapan sejak kecil, jadi anak saya yg mau sekolah juga sarapan dulu. Terus pas saya tanya, kak kalau pagi suka jajan ga? Jawabnya: Yang suka jajan pagi itu kalau dari rumah gak sarapan. ALhamdulillah, tiba-tiba bersyukur sekali, hahaha. Thanks for sharing mom

  13. Einid Shandy says:

    Wah… Jadi keinget zaman kecil dulu.
    Pasti dibikinin sarapan yang simple tapi yang penting sarapan & dibawain bekal juga.
    Kayak sandwich salah satunya.
    Jadi kalau sarapan sampai sekarang kebiasaan yang simple & nggak berat.

    Semoga para Ibu makin kreatif untuk memberi sarapan pada anak2.

Hello, thank you for stopping by. I'm Bety, the one and only author of this blog. Find your most interesting story of mine and let's share!